Mesin UV Flatbed adalah salah satu jenis mesin UV printing yang dirancang untuk mencetak pada berbagai media, dengan permukaan datar maupun silinder. Mesin UV Flatbed tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari A3, 30×60 cm, 60×90 cm, hingga ukuran besar 125×250 cm.
Dengan menggunakan mesin UV flatbed, zainers dapat menghasilkan berbagai produk custom printing, seperti case HP, tumbler, plakat atau medali, kartu e-money, gantungan kunci, serta beragam produk lainnya yang memiliki nilai jual tinggi.
Mesin UV Flatbed merupakan salah satu aset bisnis yang dapat mendatangkan cuan, zainers perlu memberikan perawatan rutin agar mesin mampu menghasilkan cetakan yang berkualitas. Karena jika tidak dirawat dengan baik, mesin dapat mengalami masalah seperti penyumbatan pada printhead, penurunan kualitas cetak, hingga kerusakan komponen. Berikut langkah-langkah perawatan mesin UV Flatbed secara rutin maupun saat libur panjang.
Tutorial perawatan rutin mesin UV Flatbed
- Lakukan cleaning, test nozzle, test print setiap hari sebelum memulai operasional, agar tinta yang berada di dalam print head dapat tergantikan dengan tinta yang baru, dan dapat mencegah penyumbatan tinta pada print head
- Cek dan bersihkan secara berkala Raster Encoder, karena jika kondisi kotor dapat mempengaruhi hasil cetak, untuk pembersihan cukup menggunakan tisu kering (pastikan mesin dalam kondisi mati).
- Pastikan dudukan slider terlumasi grease agar motor dapat berjalan dengan halus. Jika dirasa kurang pelumas, zainers hanya perlu memberikan pelumas grease (pastikan mesin dalam kondisi mati).
- Pastikan lubang vacuum tidak tersumbat agar bahan dapat tersedot dengan maksimal dan dapat mengurangi resiko bahan tertabrak oleh print head, zainers dapat membersihkan lubang tersebut menggunakan cutter atau jarum (pada proses pembersihan pastikan mesin dalam kondisi mati)
- Pastikan wiper selalu bersih, dan cek kondisi fisik wiper apakah masih dalam kondisi baik atau terdapat kerusakan seperti robek maupun terkikis. Jika terdapat kerusakan zainers perlu melakukan pergantian agar cleaning dapat maksimal (pada proses pembersihan pastikan mesin dalam kondisi mati).
- Lakukan pergantian air chiller secara berkala, jika menggunakan air radiator kualitas bagus zainers cukup menggantinya ± 1 tahun, jika menggunakan air radiator dengan kualitas standar maka pergantian di 1-3 bulan (pastikan mesin dalam kondisi mati).
- Cek tangki pembuangan tinta. Jika tangki dalam kondisi penuh, zainers perlu membuangnya agar sistem pembuangan tinta dapat berjalan optimal (pada proses pembersihan pastikan mesin dalam kondisi mati).
Tips menjaga printhead mesin UV Flatbed saat libur panjang
Berikut beberapa tips untuk merawat printhead ketika libur panjang seperti libur hari raya idul fitri, libur natal & tahun baru, perawatan ini ditujukan agar printhead dapat bekerja optimal dan mengurangi resiko kerusakan.
1. Jika libur kurang dari 4 hari, maka perawatan mesin cukup dilakukan cleaning sebelum operasional sebanyak 2-3x agar mesin dapat bekerja secara optimal.
2. JIka libur lebih dari 4 hari, lakukan hal-hal berikut :
- Lepas printhead & cuci menggunakan cleaner hingga bersih.
- Bungkus permukaan printhead menggunakan tisu yang telah dibasahi dengan cleaner
- Bungkus printhead & tisu menggunakan plastik wrap kemudian simpan di tempat yang sejuk yang tidak terpapar sinar matahari. Pastikan meletakkan printhead dengan posisi permukaan printhead menghadap bawah.
Agar dapat memperpanjang umur mesin, Zainers perlu melakukan perawatan mesin secara berkala, agar mesin UV Flatbed dapat menghasilkan kualitas cetak yang stabil, serta dapat menghindari resiko kerusakan part mesin. Pastikan untuk selalu membersihkan printhead, menjaga kebersihan mesin, melakukan test print, serta melakukan pengecekan kondisi mesin secara berkala. Dengan begitu, mesin UV Flatbed zainers dapat berjalan lancar tanpa kendala.
Baca juga : 4 Mesin Yang Wajib Ada Di Bisnis Percetakan & Penerbitan
