Dalam digital printing, tinta menjadi salah satu komponen paling krusial yang dapat menentukan kualitas hasil cetak, performa mesin, hingga umur printhead. Oleh karena itu, banyak teknisi printing selalu menekankan untuk tidak asal memilih tinta.
Sayangnya, masih banyak pebisnis pemula yang tergiur dengan harga tinta yang murah tanpa memikirkan apakah tinta tersebut benar-benar kompatibel dengan mesin dan printhead yang digunakan. Padahal, kesalahan dalam memilih tinta bisa menyebabkan kerusakan yang fatal, seperti mesin berhenti beroperasi.
Berikut beberapa alasan kuat mengapa Anda tidak boleh sembarangan menggunakan tinta pada mesin digital printing.
1. Kekentalan Tinta Setiap Merek Berbeda
Setiap produsen tinta menggunakan formula dan tingkat viskositas (kekentalan) yang berbeda-beda. Perbedaan kecil pada viskositas tinta dapat memberikan dampak pada kinerja printhead. berikut beberapa dampak kekentalan tinta yang tidak sesuai :
- Tinta terlalu kental dapat menyumbat nozzle printhead.
- Tinta terlalu encer membuat warna menjadi tidak konsisten dan mudah bleeding.
Produsen mesin biasanya memiliki standar kekentalan tinta tertentu agar printhead bekerja optimal. Jika tinta yang digunakan tidak memenuhi standar tersebut, performa mesin bisa turun dan proses cetak menjadi terganggu, dalam jangka panjang dapat menyebabkan printhead mengalami kerusakan permanen.
2. Warna Tinta Antar Merek Tidak Sama
Meski memiliki tipe tinta yang sama tetapi setiap merek memiliki intensitas warna, pigmentasi, dan karakteristik campuran yang berbeda. Hal ini yang dapat mempengaruhi kualitas warna hasil cetak bisa berubah hanya dengan mengganti merek tinta. Berikut beberapa pengaruh dari perbedaan warna antar merek tinta :
- Warna cetak menjadi tidak konsisten.
- Hasil cetak lebih pucat atau oversaturated
Hal ini menjadi masalah serius terutama bagi percetakan profesional yang menekankan konsistensi warna, misalnya untuk branding, logo perusahaan, atau produksi massal yang membutuhkan warna seragam.
3. Jangan Tergiur Harga Murah:
Di pasaran, zainers dapat menemukan banyak tinta dengan harga jauh lebih murah dibandingkan tinta original atau tinta rekomendasi pabrikan. Namun perlu diingat tidak Semua tinta kompatibel dengan mesin, jadi tinta murah belum tentu aman.
Harga tinta yang terlalu murah biasanya mengorbankan kualitas bahan dasar, formula, dan proses produksi. Jadi jika tinta jelek / tidak sesuai, mesin bisa menjadi korban terutama printhead.
4. Apakah Supplier Tinta Memberikan Support Jika Ada Kendala?
Selain berdasarkan kualitas tinta zainers juga perlu mempertimbangkan after sales / purna jual tinta, seperti supplier tinta mampu memberikan dukungan teknis ketika terjadi permasalahan akibat penggunaan tinta mereka.
Banyak kasus di lapangan di mana pengguna membeli tinta murah dan ketika terjadi kendala seperti kalibrasi tidak sesuai, nozzle tersumbat, hingga printhead rusak supplier tidak memberikan dukungan teknis maupun garansi. Berikut beberapa poin untuk menentukan supplier tinta yang terpercaya :
- Memberikan edukasi mengenai cara merawat alur tinta agar tetap aman.
- Konsultasi pemilihan tinta yang sesuai dengan jenis printhead
- Memberikan garansi tinta jika terjadi kendala akibat kualitas produk
- Support teknis jika mesin mengalami masalah setelah penggunaan tinta
Dengan demikian, Zainer tidak hanya membeli tinta, tetapi juga mendapatkan jaminan keamanan dan dukungan teknis yang penting untuk keberlangsungan usaha.
Kesimpulan
Menggunakan tinta yang tepat adalah hal yang paling penting dalam dunia digital printing, karena setiap merek tinta memiliki kekentalan, komposisi warna, dan kompatibilitas yang berbeda, sehingga tidak bisa asal dipilih hanya karena harga murah.
berikut beberapa dampak jika salah memilih tinta:
- Bisa merusak printhead yang harganya jauh lebih mahal dari harga tinta
- Hasil cetak tidak maksimal karena warna tidak stabil
- Dapat menyebabkan penyumbatan pada nozzle printhead
- Sedimen tinta bisa menumpuk di selang, damper, dan caping station
- Mengurangi kecepatan cetak karena mesin harus sering cleaning
- Mesin bekerja lebih berat yang berpotensi menurunkan umur mesin terutama printhead dan part yang dilalui oleh tinta
Karena itu, selalu pilih tinta yang direkomendasikan, berkualitas, dan memiliki pelayanan purna jual / aftersales. Dengan begitu, performa mesin tetap optimal, hasil cetak stabil, dan bisnis dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan teknis.
baca juga : Jenis Mesin dan Bahan Laminasi Dingin