Tinta UV (Ultraviolet Ink) menjadi salah satu teknologi yang paling banyak digunakan, terutama pada mesin UV flatbed, UV roll to roll, hingga UV DTF. Keunggulan utama tinta UV adalah kemampuannya yang langsung kering saat terkena sinar UV (UV curing), sehingga hasil cetak lebih cepat, tajam, dan tahan lama.
Namun, tidak semua tinta UV itu sama, ada beberapa jenis tinta UV printing yang memiliki karakteristik dan fungsi berbeda, tergantung pada media dan kebutuhan produksi. Pemahaman jenis-jenis tinta ini sangat penting agar zainers tidak salah penggunaan yang dapat berdampak pada hasil cetak maupun umur mesin.
Apa Itu Tinta UV Printing?
Tinta UV adalah jenis tinta khusus yang cepat mengeras pada permukaan media saat terkena sinar UV. Berbeda dengan tinta solvent maupun eco-solvent yang mengering karena tinta menyerap pada bahan, berikut beberapa keunggulan tinta UV yaitu :
- Hasil cetak cepat kering
- Warna tajam dan solid
- Tahan air dan goresan
- Bisa mencetak di berbagai media dan tidak mudah pudar
Kerennya lagi zainers bisa menggunakan tinta uv langsung pada media tanpa perlu di-coating.
Kategori Tinta UV
1. Tinta UV Hard
Tinta UV hard atau tinta UV yang memiliki karakteristik tinta hasil cetak yang keras, jadi tinta ini dirancang khusus untuk media yang kaku dan tidak mudah ditekuk seperti : Akrilik, keramik, kaca, kayu, metal, PVC board.
Karakteristik tinta UV hard adalah casil cetak kaku / tidak elastis (mudah retak jika dilipat), dan memiliki daya rekat yang tinggi pada media keras, jadi tinta UV hard tidak cocok untuk bahan fleksibel seperti stiker karena hasil cetak bisa pecah saat ditekuk.
Tinta uv dengan karakter yang hard cocok untuk produk seperti:
- Souvenir & Merchandise
- Signage / papan nama
- Dekorasi interior, dll
Tinta UV Hard memiliki 2 jenis yang beda peruntukannya
- Tinta UV hard untuk printhead Epson DX7
- Tinta UV hard untuk printhead Epson i3200
2. Tinta UV Soft
Berbeda dengan UV hard, tinta UV soft memiliki sifat yang lebih elastis sehingga cocok untuk media yang fleksibel, karena memiliki karakteristik yaitu : lebih lentur, tidak mudah retak, dan dapat mengikuti permukaan yang melengkung, contohnya pada media sticker vinyl, kulit sintetis, maupun canvas, tetapi tinta uv soft tidak direkomendasikan untuk media keras karena memiliki daya tahan yang tidak sekuat tinta UV hard.
Tinta uv dengan karakter soft cocok untuk hasilkan produk seperti:
- Sticker branding
- Wallpaper
- Slimlight box
- Banner
3. Tinta UV Medium
Tinta UV medium adalah kombinasi antara sifat keras dan fleksibel. Jenis tinta ini sering digunakan pada mesin UV hybrid. Tinta uv medium memiliki karakteristik: semi fleksibel, bisa digunakan di berbagai media seperti akrilik, sticker vinyl, bahkan bisa digunakan untuk sticker uv dtf. Tinta uv medium penggunaannya lebih universal dibanding hard/soft, tetapi untuk kualitas daya tahan tidak sebagus tinta yang peruntukannya fokus pada media keras maupun fleksibel.
Salah satu mesin printer uv yang dapat menggunakan tinta uv medium adalah Mesin UV Flatbed EMERIC 4050
Jenis Warna Tinta UV
Selain berdasarkan karakteristik, tinta UV memiliki beragam warna yang digunakan dalam proses cetak.
1. Tinta CMYK (Color Ink)
Ini adalah tinta utama yang digunakan untuk mencetak warna yang terdiri dari tinta warna cyan, magenta, yellow, dan key (hitam). Fungsi tinta CMYK adalah untuk Menghasilkan gambar dan desain utama Semua mesin printing pasti menggunakan tinta CMYK sebagai warna standar.
2. Tinta White (Putih)
Tinta white sangat penting pada mesin UV printing karena untuk mencetak desain pada permukaan media selain putih atau transparan, sehingga dapat meningkatkan kontras warna dan memberikan efek timbul pada hasil cetak. Contoh pengaplikasian tinta putih seperti cetak di akrilik bening, sticker transparan, case hp yang memiliki permukaan media berwarna gelap.
3. Tinta Varnish (Glossy)
Tinta varnish digunakan untuk memberikan efek glossy saat proses finishing agar hasil cetak terlihat lebih premium. Contoh pengaplikasian tinta varnish seperti cetak kartu nama premium, packaging eksklusif, logo timbul.
Tips Pemilihan Tinta UV
Penggunaan tinta UV tidak bisa disamaratakan, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Jenis Media
Pastikan tinta sesuai dengan bahan yang digunakan (keras atau fleksibel).
2. Kompatibilitas Mesin
Tidak semua tinta cocok untuk semua printhead, jadi gunakan tinta telah yang direkomendasikan.
3. Kualitas Tinta
Hindari tergiur harga murah, karena setiap tinta memiliki karakteristik maupun ICC Proflie yang berbeda. Bahkan bisa memberikan dampak warna tidak stabil, dan printhead rusak.
Kesimpulan
Tinta UV printing memiliki berbagai jenis dan kategori yang harus disesuaikan dengan kebutuhan produksi. Mulai dari tinta UV hard untuk media keras, tinta UV soft untuk media fleksibel, hingga tinta medium untuk penggunaan yang serbaguna, semuanya memiliki fungsi masing-masing. Dengan pemilihan tinta yang tepat, zainers dapat hasilkan produk tidak hanya bagus secara visual, dan tahan lama.
Baca juga : Tips Perawatan Rutin Mesin Laser Cutting CO2 Agar Tetap Optimal